MY MIND, MY UTTERANCE AND MY ACTION

Get the Flash Player to see this rotator.

Freedom to Share...
Unlimited Communication and Friendship..

I will be happy..
If I can make the others happy...

Dua Direktur PT Jasa Marga (Persero) Tbk diganti

30 April 2008

under: Sekilas Info

Dua Direktur PT Jasa Marga (Persero) Tbk diganti dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada hari selasa, 29 April 2008 kemaren. Mereka adalah Direktur Operasi Ir. Sarwono Oetomo, MM yang mengundurkan diri beberapa waktu yang lalu digantikan oleh Ir. Aditiawarwan, MM dan Direktur SDM Ir. Akhmad Purwono. MBA yang diberhentikan dalam RUPS tersebut dan digantikan oleh Ir. Firmansjah, CES.

Berikut adalah berita lengkap yang dimuat oleh Harian Umum Media Indonesia yang terbit di Jakarta.

Selasa, 29 April 2008 17:49 WIB
Reporter : Silvia Wardini
JAKARTA–MI: Pendapatan PT Jasa Marga Tbk tahun 2007 meningkat 15% menjadi Rp2,6 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp2,3 triliun. Kenaikan ini terutama disebabkan adanya kenaikan tarif tol di 11 ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Jasa Marga di Jakarta, Selasa (29/4) menyebutkan, peningkatan jumlah arus lalu lintas sebesar 3,6% juga turut memengaruhi naiknya pendapatan. “Pada 2007 jumlah transaksi naik menjadi 860 juta kendaraan, tahun sebelumnya 829 juta kendaraan,” papar Direktur Utama Jasa Marga Frans S Sunito dalam RUPS tersebut.
RUPS juga memutuskan pergantian dua direktur, yakni Direktur Operasi dari Ir. Sarwono Oetomo menjadi Ir. Adityawarman dan Direktur Sumber Daya Manusia dari Achmad Poerwono diserahkan kepada Ir. Firmansjah.
Peningkatan pendapatan Jasa Marga mendorong peningkatan laba operasi dari Rp819,5 miliar (2006) menjadi Rp1,02 triliun (2007). Direktur Keuangan Jasa Marga Reynaldi Hermansjah menambahkan, peningkatan pendapatan juga mempengaruhi peningkatan marjin EBITDA dari 50% (2006) menjadi 52% (2007).
Selain itu, pelepasan 30% saham perseroan ke publik pada Novembr 2007 lalu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp3,4 triliun. “Hasil IPO ini digunakan untuk membangun jalan tol Bogor Ring Road, Gempol-Pasuruan, dan Semarang-Solo,” paparnya.
Tahun 2007, Jasa Marga juga memenangkan dua tender proyek jalan tol yang menjadi bagian jalan tol lingkar luar jakarta (Jakarta Outer Ring Road II). Empat ruas tol lain yang akan dikerjakan Jasa Marga adalah Tol Bogor Ring Road (11 km), Gempol-Pasuruan (32 km), Semarang-Solo (76 km), Cengkareng-Kunciran (15,2 km), dan Kunciran-Serpong (11,2 km).
Tahun ini Jasa Marga mengalokasikan belanja modal sebesar Rp3,6 triliun. Sebanyak Rp1,1 triliun di antaranya akan digunakan utnuk mengembangkan jalan tol baru. Dana belanja modal itu diperoleh dari pinjaman bank karena saat ini Jasa Marga sudah memiliki komitmen pinjaman dari Bank Mandiri dan BRI hingga Rp7 triliun.
Untuk tahun 2008 hingga kuartal I, menurut Frans, jumlah transaksi kendaraan ditargetkan meningkat 5,2% dibandingkan kuartal I tahun lalu. “Peningkatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan tol meningkat 39,9% dari Rp571 miliar menjadi Rp799 miliar,” ungkapnya.
Terkait kenaikan tarif tol Sedyatmo dan Jakarta-Cikampek yang tertunda, Frans mengatakan hal itu tidak akan memengaruhi pendapatan tahun ini. “Karena sebelumnya sudah diperhitungkan pendapatan dengan tertundanya kenaikan tarif tol,” ujar Frans.
Dalam kesempatan yang sama Komisaris Jasa Marga Sumaryanto Widayatin mengatakan persetujuan kenaikan tarif kedua ruas itu saat ini tinggal menunggu keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU).
Besaran kenaikan diperkirakan berkisar 11%-13% karena disesuaikan dengan besara inflasi selama dua tahun terakhir.
“Semestinya tidak ada alasan bagi pemerintah untuk menunda tarif,” tuturnya. Apalagi Jasa Marga sudah melakukan segala upaya untuk meningkatkan SPM termasuk sosialisasi. “Jika tarif ditunda lagi bisa menimbulkan public image buruk,” papar Sumaryanto.
Beberapa waktu lalu pemerintah sudah memastikan kenaikan tarif dua ruas tol, Jakarta-Cikampek dan Sedyatmo, naik awal Maret tahun ini. (Slv/DW/OL-03)

RSS. TrackBack



7 Comments so far »

  1. #1 trisna on 30 April 2008 8:51 am

    Dengan dua Direktur baru, mudah-mudahn tambah maju kedepannya ya bang.Ga jalan ditempat.Ok deh kayanya tambah semangat neh kerjanya.
    ================
    iya dek, mudah2an ada perubahan yang signifikan ke arah yang positive … makasih dah ngasih komentar ..salam kenal aja yach …..


  2. #2 zesa on 30 April 2008 1:19 pm

    semoga…
    amin
    ==========
    iya ..semoga aja yach ..he3


  3. #3 djokodwi on 30 April 2008 4:54 pm

    Saya berharap tidak ada perubahan, he..he maksudnya setiap mobil yang lewat tetep mbayar gitu lho
    =======================
    Hue he he …iya sama bos, yang lain boleh berubah, tapi kalo yang mobil itu ya harus bayar terus …tks bos


  4. #4 iis on 3 May 2008 1:38 pm

    wah mudah-mudahan pemerintah kita gak menganggap rakyatnya sebagai sapi perah ya. soalnya kalo orang jawa bilang, entek sak entek-entek ‘e..(habis sehabis-habisnya..)
    ===================
    Hmmm ..mudah2an aja yach ..thx


  5. #5 someone on 6 May 2008 2:16 pm

    salam bang Andi
    dengan digantinya dir sdm dengan yang baru mudaha2an ada peningkatan gaji karyawan jasamarga yang selama 3 tahun ini belum naik.
    jenjang karir yang jelas dan sistem penggajian yang bener.jgn seperti sekarang dari kasubbag naik ke madya malahan turun gajinya.
    ok makasih ya bang.


  6. #6 mecow on 20 May 2008 2:31 am

    hmm… mengundurkan diri dan diberhentikan.
    baca nggak sih pendapatannya bertambah..
    sekarang karyawan teriak kok nggak naek gaji..
    yang memutuskan kenaikan gaji itu bukannya bagian SDM
    for someone… jangan sembarangan ngomong.. ati2
    semua diukur berdasarkan kompetensinya.. nah SDM cuma menilai
    yang memutuskan Dewan Komisaris / RUPS dan Direksi… (ditambah kepentingan partai)..
    tolong cek … siapa sih Ir. Achmad Purwono MBA
    cari di GOOGLE… kalian nggak tau apa2 berisik aja bisanya, nuntut macem2…
    =====================
    Hmmmmm ….


  7. #7 Ploletar Comunity on 14 July 2008 12:50 am

    Manajer² Jasa Marga Kagak Mikirin Rakyatnya, Tau kan segala kebutuhan rumah tangga ngelonjak naik besar²an sebagai akibat dampak kebijakan Pemerintah Mengenai Penghapusan Subsidi BBM, tolong dong taiakn lah gaji karyawan 50 % cukuplah……oce ga frend, ye nga yenga, tentu ye dong, masa iya sih


Post a Reply

free web stat
copyright © 2007-present andimujahidin.com
design by RAYCONCEPT Design Division of SNET INDONESIA.
Powered by SNET INDONESIA