Ajal, Rezeki dan Jodoh
4 May 2008
under: Mutiara Hikmah
Selepas shalat maghrib guruku pernah bercerita bahwa ketika kita dilahirkan Tuhan telah menetapkan ajal, rezeki dan jodoh kita dihari depan. Karena ada sesuatu yang mengganjal dalam hatiku, maka aku pun segera menanyakannya kepada guruku:“Kalau Tuhan sudah menetapkan ajal seorang hamba, lalu untuk apa kita berdoa dan minta dipanjangkan umur, toh ajal sudah terkanjur ditetapkan?”
“Jika Tuhan telah menetapkan takaran untuk rezeki kita, lalu untuk apa kita bekerja keras dan berdoa untuk mendapatkan rezeki yang melimpah, bukankah jika seandainya Tuhan telah menetapkan secangkir rezeki untuk hambanya maka sekeras apapun kita bekerja dan setekun apapun berdoa kita takkan mendapatkan lebih dari yang telah ditetapkan oleh Tuhan?
“Kemudian jika Tuhan telah menetapkan jodoh kita, untuk apa kita mengharapkan yang terbaik, sedangkan Tuhan telah menetapkan hal itu?”
Kemudian guruku menjawab:
“Ketika seorang hamba meminta dipanjangkan umur dan Tuhan menambahkan umur hamba itu, siapa yang akan melarang.”
“Ketika seorang hamba meminta ditambahakan rezekinya dan Tuhan menambahkan dari satu keping menjadi dua keeping, apakah ada yang bisa mencegahnya.”
“Dan ketika seorang hamba meminta agar mendapatkan jodoh yang terbaik, sedangkan Tuhan telah menciptakan lain, kemudian Tuhan menggantinya sesuai dengan doa dan harapan hamba-NYA, apakah itu tidak mungkin.”




#1 Fifi on 4 May 2008 4:40 am
Amiin..semoga masing-masing dari kita selalu mendapatkan yang terbaik, dengan tetap berusaha dan berdo’a ya pak..
=====================
Iya Fi ….jangan lelah berusaha ..he3
#2 rizko on 4 May 2008 7:46 am
artikel yang menarik pak, menyejukkan hati, wah mesti sering2 berdo’a dan berusaha nih
=================
He3 …makasih bang rizko … memang segala sesuatu menjadi hak Allah, hak kita hanya berikhtiar …sukses bang …
#3 bintang on 4 May 2008 10:50 am
dulu waktu masih kecil setiap minggu pagi pasti ke mesjid denger ceramah…hehehe..minggu pagi dateng kesini jadi inget dulu lagi…
===============
He3 ..sekarang ceramahnya dari Ustadz Andi …ha ha ha ha ..ustadz nyasar kaliii …thx yach
#4 rovich on 5 May 2008 12:31 am
jadi sebenarnye jatah tu dah ade ya pak..jadi tinggal pandai2 kite jak nyare lebehnye..sambel ngerayu DIA biar maok nambahkan lebeh sesuai yang kite maok…hehehe…eh lupa…. Amiiiinnn….semoga kita semua bise dapat jatah lebeh yee dari-NYA..
*cume jatah yang ketiga…bapak jangan minta agik…kena omelkan adek bungsu nante :P*
=========================
Hue he he he .. , kalo si bontot suka minta lebih terus vic … urusan ovic lah itu …
#5 trisna on 5 May 2008 8:45 am
Berarti kalo mo jodoh lebih dari satu juga bisa ya….Hmm itu sih maunya kali….
============
Hmm *sambil bertopang dagu* … yach, hak manusia hanya berikhtiar ..hue he he
#6 Abuya on 5 May 2008 11:35 am
Astagfirullah, kenapa kita slalu berburuk sangka pada-Nya
============
Iya gus, DIA Maha Pengasih dan Maha Penyayang …
#7 eNPe on 8 May 2008 10:43 pm
semua apa yg akan terjadi pada setiap manusia telah di tetapkan dalam L.Mahfud..tapi ketetapan itu jg bisa berubah, sesuai apa yg dilakukan manusia tersebut
=================
Benar sekali anakku *hue he he* …
#8 gadis rantau on 9 May 2008 5:58 pm
iya deh bang. tetap berdoa meski Tuhan telah memberikan ketetapan. tapi cukup dilematis nasibku kini. ah, sudahlah barangkali kurang mendekatkan diri aja kali. btw, daku mampir bentar…
====================
Ada apa gerangan? koq menghilang nih …
#9 nurantoro on 24 May 2008 11:23 am
Setuju banget bang Andi. Makin kita tambah umur makin bisa membuktikan sendiri ajal, rezeki dan jodoh ditatapkan oleh Tuhan.
Tetapi ketetapan dari Tuhan itu tidak akan kita pernah ketahui sebelum mengalaminya sendiri. Karena itu walaupun sudah hal-hal di atas sudah ditetapkan, hari ini kita harus tetap berusaha sebaik-baiknya.
=============================
Hue he he …ternyata ada juga nih siang-siang …tks yach …
#10 Rita on 24 May 2008 11:00 pm
Hmm setelah mbaca penjelasan pak guru, keyakinan dan semngat jdi bertambah besar…..
Berarti segala sesuatu bisa saja terjadi Jika kita meminta/gak minta dan Allah mengizinkan. Kalau pun misalnya kita minta kekayaan tetapi gak kaya2, kita harus yakin bahwa itu lah yg terbaik untuk kita disisi Allah.. Dia yg Maha Tahu yg terbaik
=========================
Hmm … benar sekali mbak, apa yg kita miliki skr adalah yang terbaik yg diberikan oleh Allah Swt,
kadang2 menurut kita harta yg kita tumpuk banyak2 disaku akan menjamin kesejahteraan di hari esok,
tp kita tak sadar bahwa tumpukan harta itu bisa menutupi mata dan hati kita,
sampai2 kita tak sadar bahwa ada orang2 disekeliling kita meronta-ronta dibawah saku kita …
#11 zesa on 4 June 2008 12:59 pm
Allah adalah seperti apa yg kita pikirkan…
so…berpikir dan berharaplah selalu yg baik-baik kepada Allah…
=======================
Benar sekali unk ..thanks dah mampir …
#12 ardy on 6 June 2008 3:37 pm
thx bgt nich atas artikelnya….
benar2 memberi ketenangan bathin…
===============================
klo ada lagi kirim2 ya ke e-mail ini
======================
Oke deh … mudah2an bermanfaat ya ..thx
#13 Adek on 29 June 2008 12:22 am
Alhamdulillah, ketemu juga artikelnya…
Insya Allah…semoga kita mendaptkan yang terbaik dari doa kita, dan selalu bersyukur dengan apa yang di beri oleh Tuhan…
Karena, apabila kita tidak bersyukur, walaupun Tuhan udah memebrikan yang terbaik…tetap aja kita tidak pernah puas dan selalu su’udzon
===================
Ya … jangan adek berhenti berdoa yach … minta kepada yang Maha Memberi …
cuman satu toh tempat kita meminta …