Konsep Subnetting
Written on October 26, 2008 – 11:59 am | by admin
Kawans … mari kita bersama-sama membahas konsep subnetting, praktis dan singkat saja yang terpenting adalah kita mengetahui terlebih dahulu apa sih sebenarnya subnetting itu. Mungkin kawans blogger sudah banyak yang mahir tentang konsep subnetting dalam jaringan komputer ini, namun demikian saya yakin masih ada juga kawans yang lain yang belum mengetahuinya. Saya hanya mengetahui setitik saja dari luasnya lautan ilmu tentang jaringan ini dan saya berusaha membagi apa yang saya ketahui agar kita bisa berkembang bersama. Mari kita mulai, saya tidak ngomong panjang dan lebar lagi, karena kalo terlalu panjang kasihan ibu-ibu dan kalo terlalu lebar kasihan bapak-bapak, he3 …
Jika seseorang memiliki suatu IP Adress kelas B (Klasifikasi IP Adress ini akan saya posting secara terpisah) dengan network ID 130.200.0.0 memerlukan lebih dari suatu network ID, maka ia harus mengajukan ke lembaga IANA untuk mendapatkan IP Adress baru.
IANA singkatan dari Internet Assigned Numbers Authority adalah sebuah organisasi yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat yang mengurusi masalah penetapan parameter protokol internet, seperti ruang alamat IP, dan Domain Name System (DNS). IANA juga memiliki otoritas untuk menunjuk organisasi lainnya untuk memberikan blok alamat IP spesifik kepada pelanggan dan untuk meregistrasikan nama domain. IANA juga bertindak sebagai otoritas tertinggi untuk mengatur root DNS yang mengatur basis data pusat informasi DNS, selain tentunya menentapkan alamat IP untuk sistem-sistem otonom di dalam jaringan Internet. IANA beroperasi di bawah naungan Internet Society (ISOC). IANA juga dianggap sebagai bagian dari Internet Architecture Board (IAB).
IANA memberikan tanggungjawab dalam melakukan pengaturan ruang alamat IP dan DNS kepada tiga badan lainnya yang bersifat regional, yakni sebagai berikut:
1. American Registry for Internet Numbers (ARIN), yang bertanggungjawab dalam menangani wilayah Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Afrika bagian Selatan (sub-Sahara).
2. Réeseaux IP Européens (RIPE), yang bertanggungjawab dalam menangani wilayah Eropa dan Afrika bagian utara (Sahara).
3. Asia Pacific Network Information Center (APNIC), yang bertanggungjawab dalam menangani kawasan Asia dan Australia.
Saat ini IANA akan digantikan oleh sebuah badan nonprofit internasional yang disebut sebagai Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), karena meningkatnya penggunaan Internet.
Mari kita lanjutkan ….*sambil minum air putih nih* …
Saat ini persediaan IP Address sangat terbatas, karena semakin banyaknya situs-situs di Internet. Untuk mengatasi kesulitan ini dan agar kita tidak perlu susah-susah mengajukan permohonan baru ke lembaga IANA, maka kita bisa menggunakan suatu metode untuk memperbanyak network ID dari satu network ID yang kita miliki. Cara inilah yang dinamakan Subnetting.
Jadi intinya, Subnetting adalah metode untuk membagi suatu network yang besar menjadi sub network-sub network yang lebih kecil, dengan cara mengorbankan sebagian host ID atau dengan cara meminjam bagian dari IP Address yang merupakan bagian host menjadi bagian network, agar bisa digunakan untuk membuat network ID tambahan.
Contoh :
Network Number : 10.0.0.0
Subnet Mask : 255.0.0.0
Dari network 10.0.0.0 tersebut, kita akan membaginya menjadi 8 buah subnet, maka jumlah bit yang harus dipinjam dari bagian host menjadi bagian network adalah :
8 = 2n maka n = 3
Network Address : 10.0.0.0 = 00001010.0000000.0000000.0000000
Subnet Mask : 255.0.0.0 =11111111.0000000.0000000.0000000
Subnet Mask baru : 11111111.1110000.0000000.0000000
Dengan demikian maka kita sudah memiliki 8 sub network baru hasil dari peminjaman 3 bit tadi, yaitu :
|
Sub Network |
Network Address |
Range IP |
|
1 |
00001010.0000000.0000000.0000000= 10.0.0.0 | 10.0.0.1 – 10.31.255.255 |
|
2 |
00001010.0010000.0000000.0000000= 10.32.0.0 | 10.32.0.1 - 10.63.255.255 |
|
3 |
00001010.0100000.0000000.0000000= 10.64.0.0 | 10.64.0.1 – 10.95.255.255 |
|
4 |
00001010.0110000.0000000.0000000= 10.96.0.0 | 10.96.0.1 – 10.127.255.255 |
|
5 |
00001010.1000000.0000000.0000000= 10.128.0.0 | 10.128.0.1 – 10.159.255.255 |
|
6 |
00001010.1010000.0000000.0000000= 10.160.0.0 | 10.160.0.1 - 10.191.255.255 |
|
7 |
00001010.1100000.0000000.0000000= 10.192.0.0 | 10.192.0.1 – 10.223.255.255 |
|
8 |
00001010.1110000.0000000.0000000= 10.224.0.0 | 10.224.0.1 – 10.255.255.255 |
Sampai disini cukup jelas gak nih, atau tambah pusing *sama dengan bang dong pusing juga he3*
Mari kita lanjutkan ….
Dari sub-network-sub-network tersebut diatas, maka :
1. Sub-network pertama dan terakhir tidak dapat digunakan, yaitu : 10.0.0.0 dan 10.224.0.0.
2. IP Address pertama dan IP Address terakhir dari masing-masing sub-network tidak dapat digunakan untuk host, karena :
a. IP Address pertama menjadi network ID bagi sub-network tersebut. Sebagai contoh : 10.32.255.255 (dari sub-network 2)
b. IP Address terakhir menjadi Broadcast Address bagi sub-network tersebut. Sebagai contoh : 10.63.255.255 (dari sub-network 2)
Oke deh, sampe disini dulu ya, nanti kita bahas lagi sesuai dengan tahapan-tahapan, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.











23 Responses to “Konsep Subnetting”
By die on Oct 26, 2008 | Reply
setelah di baca2.. kepala agak pening liat angka 0 demikian banyak. hehehe
By tyas on Oct 26, 2008 | Reply
Bang… aku kok nggak mudheng sama sekali sih…?
Ini PTT yah.. (postingan tingkat tinggi)?
Mundur teratur deh aku…
By dede on Oct 26, 2008 | Reply
bang, pusiiiiiiiiiig deh lihat itu apa 8 = 2n maka n = 3
Network Address : 10.0.0.0 = 00001010.0000000.0000000.0000000
Subnet Mask : 255.0.0.0 =11111111.0000000.0000000.0000000
Subnet Mask baru : 11111111.1110000.0000000.00000
hehehehe any way thanks dah sharing….ma kita kita yang ngak mudeng..
By mochal on Oct 27, 2008 | Reply
hmmm… berseri yaks bang wekekekek
By bundarie on Oct 27, 2008 | Reply
waduh..kasian bunda dikasih beginian… nggak mudheng bang… maaf ya.. maklum ibu2… hi.hi
By papa deddy on Oct 27, 2008 | Reply
sumpah puyeng berat
masalah IP nih dari dulu gak pernah katam saya
By oeoes on Oct 27, 2008 | Reply
kira-kira aku bisa ngikutin nggak ya….bang….??
By treen on Oct 27, 2008 | Reply
siapa yang sudah khatam masalah IP? slametan…
By enhal on Oct 27, 2008 | Reply
abang kira-kira bisa ga yang IP Address terakhir menjadi bagian host untuk lakukan subnetting pada pararel host lainnya dengan menggunakan bantuan alat lainnya.
By gus on Oct 27, 2008 | Reply
Kantongin lagi……wew. mantabs serasa kuliah di jurusan informatika….
By abang on Oct 28, 2008 | Reply
Replay :
@Die : sama die abang pening juga hue he he
@Tyas : Iya nih dek, sebenarnya gak juga tingkat tinggi, cuman agak rumit aja …
@Dede : he3 ..ya mudah2an lain kali bermanfaat yach …
@Mochal : iya chal step by step …
@Bunda Rie : ya gpp bun, memang ini agak sulit he3 …
@Papa Deddy : Sama, saya juga belom khatam hue he he
@Oeoes : M – 150 Bisaaaaa …!!! hue he he
@Treen : Hayooo angkat tangan yang udh khatam *yang nulis aja blm khatam nih mas ..hue he*
@Enhal : Bisa, pake routing, jadi harus ada router lain sebagai perantara …
@Gus : Hue he he ..makasih ustadz .. kita belajar bersama …
By adel on Oct 28, 2008 | Reply
ga ngerti neeh..puyeng &!?%$<*#¤® buat apaan c? nyari IP? ato bisa nentuin angka IP kita? ada nomer cantik ga bang?
hehe..0811110022.. Panjang x Lebar = …
By noeqiah on Oct 30, 2008 | Reply
wah bagus banget mudah dimengerti sama saya? good job
By WK-Boxlog on Nov 1, 2008 | Reply
Wah nampaknya abang ini pelaku networking juga ya.. itu salah satu aktifitas saya juga bang, kebetulan saya mengajarkan ke siswa SMK jurusan TKJ materi-materi itu, termasuk Wide Area Network menggunakan kurikulum CISCO di kelas XII. Sukses bang..
By anita mui on Nov 2, 2008 | Reply
Aku termasuk dari sekian komentator yg merasa puyeng baca artikel abang yg kelas kakap,dari 14 komentar hanya 4 org yg ngerti bahasa hati abang,,,,
tuh enhal kecil2 tp cerdas aku kagum ma dia…
By Blogger Addicter on Nov 2, 2008 | Reply
pantes, kelimpungan wekekek..saya lom baca yang ini ternyata…xixixi
klo suhu sudah bersabda dan komandan menyerukan perintah…
majuuuu…serangggg…hehehe
makasih buat infonya dari suhu neh
By abang on Nov 3, 2008 | Reply
Replay :
@Adel : He3 ada, nanti dicariin nomor cantik yach …
@Noeqiah : Oke, mudah2an bermanfaat ….
@Wk-Boxlog : Iseng aja mas he3 …
@Anita : gak juga, nanti kamu pasti bisa kaya si enhal tuh he3
@Blogger Addicter : gubrakkk … hue he he
By eka on Nov 4, 2008 | Reply
*************##4##$$@W#TY^^$$@@@!!$%%%^%^^^^^^%$))(
kpalaku puyeng nich…
g ngerti
he..he..he…
wkkk…wkkkk
By Lyla on Nov 8, 2008 | Reply
aku gak mudeng babarblas
By EEng on Nov 8, 2008 | Reply
saya dari dulu gak mudeng2 masalah subnetting kek gini, jadi di divisi komputer himpunan saya milih subdivisi web. hehe…
By vega on Jan 31, 2009 | Reply
thx ilmu nya, lumayan ngingetin pelajaran jarkom dl
By free registry cleaner xp on May 1, 2009 | Reply
Great post, very informative. Have learned a lot from your site.
By yudi on Oct 13, 2009 | Reply
Bank.. sya pxa tgas sbnet network untuk 3 wrnet… nah sya sdah bsa membgi mnjdi 3, tapi bgmna pembgian IP untk stiap wrnetnya…?