Internet Protocol (IP) : IPv4 versus IPv6


Written on November 12, 2008 – 9:58 pm | by admin


Semakin hari perkembangan internet semakin menakjubkan, tiap hari kita disuguhkan oleh berbagai macam informasi, baik secara tertulis maupun secara visual, baik yang bermanfaat maupun yang membawa mudharat. tinggal kita yang memilih dan memilah informasi apa yang kita butuhkan.

Disamping itu dengan internet kita bisa melakukan berbagai macam hal mulai dari berkirim email, browsing, surfing, chatting, pokoknya banyak deh dan yang tak kalah pentingnya kita bisa terus ngeblog hue he he.

Posting kali ini, kita akan membahas Internet Protocol (IP), yaitu salah satu lapisan internet referensi model DoD (setaraf dengan OSI model) yang berfungsi memberikan alamat atau identitas logika sehingga  kita bisa berinternet ria.

Disamping Internet Protocol (IP), protocol-protocol lain yang berfungsi pada lapisan ini adalah :

  • ARP (Address Resolution Protocol)
  • RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
  • BOOTP (Bootstrap Protocol)
  • DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
  • ICMP (Internet Control Massage Protocol)

Oke deh .., mari kita lanjutkan tentang Internet Protocol (IP), protocol yang lain kita bahas di posting berikutnya aja yach …*minum air putih dulu* emm.

IP ini memberikan alamat atau identitas logika pada peralatan di jaringan komputer, dengan menggunakan notasi angka berjumlah 32 bit. IP address dikatakan alamat logika karena dibuat oleh perangkat lunak dan secara dinamis dapat berubah jika peralatan kita pindah ke jaringan lain. Jadi ada perbedaan dengan Mac Address yang diberikan secara permanent oleh vendor pembuatnya pada saat peralatan atau hardware tersebut dibuat.

IP memiliki tiga fungsi utama :

1.   Servis yang tidak bergaransi (connectionless oriented)

2.   Pemecahan (Fragmentation) dan penyatuan paket.

3.   Fungsi routing (meneruskan paket).

Saat ini yang banyak dipakai adalah IPv4 (IP version 4) yang tidak banyak mengalami perubahan sejak RFC 791 dipublikasikan pada tahun 1991. IPv4 telah terbukti tangguh, mudah di implementasikan dan berperan dalam membesarkan internetwork yang kecil menjadi internet yang global seperti sekarang ini.

Sayangnya, dalam desain awalnya ada beberapa hal yang tidak diantisipasi dan kini justru menjadi kelemahannya, yaitu :

1.   Pertumbuhan internet yang sangat cepat (termasuk perkembangan blog) *blognya bang andi hue he* yang mengakibatkan hampir habisnya alamat IPv4.

2.   Router yang menangani backbone internet kini harus menangani routing tables yang sangat besarakibat pertumbuhan internet yang sangat cepat.

3.   Kebutuhan untuk konfigurasi yang lebih mudah.

4.   Security pada IP level.

5.   Support yang lebih baik untuk pengiriman data yang secara real-time.

Untuk mengatasi masalah-masalah ini, Internet Engineering Task Force (IETF) membangun sebuah protocol dan standar yang disebut sebagai IP-The Next Generation (IPng). IPng inilah yang dikenal sebagai IPv6 (IP version 6). IPv6 sengaja dirancang untuk meminimalkan dampak terhadap protocol layer dibawah dan diatasnya dengan menghindari penambahan fitur baru secara acak.

Space IPv6 dan syntaxnya

Perbedaan yang paling jelas dan sangat mendasar antara IPv4 dan IPv6 adalah jumlah pengalamatannya yang jauh lebih besar. IPv4 terdiri dari 32 bit, sedangkan IPv6 terdiri dari 128 bit. 32 bit dapat digunakan untuk mengalamatkan 232 (4.294.967.296) alamat, sedangkan 128 bit  dapat digunakan untuk memberikan alamat sebesar 2128 (340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456)*gubrakkk banyak amat* hue he he.

Alamat pada IPv4 direpresentasikan dalam format decimal bertitik. Dari 32 bit yang ada, dilakukan pemotongan menjadi 4 blok sama besar, masing-masing terdiri dari 8 bit dan dipisahkan oleh titik (.).

Contoh IPv4 :

Binernya :

11000000101010000000000100000001

Setelah dibagi 4 blok yang sama besar menjadi :

11000000. 10101000. 00000001. 00000001

Desimalnya :

192.168.1.1

Alamat pada IPv6 direpresentasikan dalam format heksa decimal bertitik. Dari 128 bit yang ada, dilakukan pemotongan menjadi 8 blok sama besar, masing-masing terdiri dari 16 bit dan dipisahkan oleh titik dua (:).

Binernya :

0010000111011010000000001101001100000000000000000010111100111011

0000001010101010000000001111111111111110001010001001110001011010

Setelah dibagi 8 menjadi :

0010000111011010 : 0000000011010011 : 0000000000000000 : 0010111100111011

0000001010101010 : 0000000011111111 : 1111111000101000 : 1001110001011010

Heksa Desimalnya :

21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A

Alamat  pada IPv6 dapat disederhanakan dengan menghilangkanangka 0 yang berada didepan. Walaupun demikian, setiap blok harus memiliki minimal 1 digit. Setelah disederhanakan, maka alamat IPv6 tersebut diatas akan menjadi :

21DA:D3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A

Disamping itu, alamat IPv6 dapat disederhanakan dengan melakukan ZERO COMPRESSION, yaitu suatu metode menghilangkan 0 jika terdapat deretan 0 yang panjang per 16 bit (catatan penting: harus berderet dabn harus per 16 bit). Deretan 0 yang panjang ini kemudian diganti dengan symbol “::”.

Contoh :

1. FE80:0:0:0:2AA:FF:FE9A:4CA2 menjadi  FE80:: 2AA:FF:FE9A:4CA2

2. FF02:0:0:0:0:0:0:2  menjadi  FF02::2

3. FF02:30:0:0:0:0:0:5  menjadi  FF02:30::5

Bookmark and Share
  1. 29 Responses to “Internet Protocol (IP) : IPv4 versus IPv6”

  2. By gadis rantau on Nov 12, 2008 | Reply

    rajin amat bang.sekali posting langsung dua. jadi ketahuan nih,kalo gadis rantau cuma suka baca puisi.he..he..

    bang, itu kok ada:00000..000..000…itu apaan sih bang?

  3. By jalooe on Nov 12, 2008 | Reply

    wah suhu mantep neh.. di tunggu kelanjutannya .. biar sedikit ngerti ttg hacking …

    * berharap

  4. By enhal on Nov 12, 2008 | Reply

    abang akan lebih lengkap kalo dijelsin juga tentang :
    ARP (Address Resolution Protocol)
    RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
    BOOTP (Bootstrap Protocol)
    DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
    ICMP (Internet Control Massage Protocol)

    hehehehe biar saya yang oon paham

  5. By tyas on Nov 12, 2008 | Reply

    wah, kalo yg gini2an gak ngerti sama sekali deh…
    mundur teratur aja…

  6. By oeoes on Nov 12, 2008 | Reply

    waduh bang masih nggak ngeh nih kayaknya IPv6, apa karena belum memakainya ya….!!!
    atau karena oon-nya saya….!!!sumpah puyeng

  7. By stupid on Nov 12, 2008 | Reply

    ikutan mbak tyas mundur secara teratur……!!! IPv4 saja ndak ngeh apalagi IPv6 :)

  8. By dien on Nov 13, 2008 | Reply

    Aku kok GAPTEK ya…
    Hari gene dah globalisasi, tapi masih oon tentang dunia internet.
    Wah… bisa banyak belajar sama Om Mujahidin nih.

  9. By jingga on Nov 13, 2008 | Reply

    umm….umm………teknis buwanget yak..ternyata segitu njlimetnya ya ?
    saya sih taunya cuman klik icon FF trus jebret !!! ngenet gitu :)

  10. By nandien on Nov 13, 2008 | Reply

    hmmm,,,abang rajin sekali ya?benar2 tidak bisa berpangku tangan dan senang berbagi. semoga hari ini indah :)

  11. By anna 'd on Nov 13, 2008 | Reply

    mode bingung on……gak masuk blasss…….

  12. By Bani on Nov 13, 2008 | Reply

    wah ini dia pelajaran berikutnya,,,
    cukup membingungkan,,, saya mah bikin ip asal2an aja,he,he

  13. By Masenchipz on Nov 13, 2008 | Reply

    dengan IP… ku mampu remote semua kompie dikantor gw… ini memudahkan memanage kompie2 yang pada kelupaan matin via management IP live… tentunya dengan system routing yang apik… he..he..

  14. By bloggeraddicter on Nov 13, 2008 | Reply

    wedew, keluar dah ilmu pamungkas neh…tp kayanya bakalan ada lagi nehhh..siap – siap ama ilmu kanuragan berikutnya…hehehe :)

  15. By gdenarayana on Nov 13, 2008 | Reply

    boleh belajar disini khan suhu :)

  16. By bloggeraddicter on Nov 13, 2008 | Reply

    ngikut belajar disini juga…heheehe…jangan gubrakkk yah bang..wekekek..:)

  17. By Ani on Nov 14, 2008 | Reply

    Main ke rumah abang dapat info baru nih…thanks bang telah berbagi.

  18. By cahpesisiran on Nov 14, 2008 | Reply

    waduh aku juga termasuk golongan yang dudul nih, ga mudenk bang..
    taunya cuma angka biner 0 dan 1 aja, selainnya masih blm nyangkut
    hihihi..
    mundur teratur juga..

    duh tuh komentator nomor 14 dan 15 kok seiya sekata yah..?? sodara kembar ya.. whekekek
    ngekor dibelakang mereka ah, ngikut belajar jg, walopun ketinggal jauh. hehe

  19. By budi on Nov 15, 2008 | Reply

    thnx atas infonya bang.

    makin banyak keknya jumlah digit IP

  20. By anita on Nov 15, 2008 | Reply

    yupzzz….betulll
    internet saat ini makin berkembang aja!!!
    maklum saman sudah maju….
    he..he…he…

  21. By arielz on Nov 15, 2008 | Reply

    baca brulang-ulang blum ngeh juga neh bang, dasar saya yg oon kali yah, baca lagi ahh

  22. By abang on Nov 15, 2008 | Reply

    Reply :

    @Gadis : Hue he he ..iya daripada pusing baca post ini, ya baca puisi aja yach …

    @Jaloe : Oke deh suhu, tunggu aja kelanjutannya yach hue he he

    @Enhal : tenang aja, semuanya juga akan diulas tuntas suhu …

    @Oeoes : Ya IPv4 kan belum habis, pake aja dulu, trs kan ada subnetting kalo toh IPv6 belum running …

    @Tyas : hue he he ..sorry ya dek …

    @Stupid : Tar pasti jadi ngeh kang hue he he

    @Dien : Tks dien, semoga bermanfaat yach …

    @Jingga : ya begitulahhh …

    @Nandien : makasih ya dek, hanya ingin berbagi saja …mungkin bisa bermanfaat

    @Anna : Hmmmmm …

    @Bani : Gpp ban, yang pentingkan bisa kebaca …hue he

    @CAS : Sip deh CAS .. terusin remote dekstop nya, cukup membantu kan?

    @Blogger Addicter/ Gde Narayana : Gubrakkkkkss .. yang pamungkas tar di edisi terakhir hue he he

    @Ani : Makasih yach .. semoga bermanfaat …

    @Cah pesisiran : hue he he jangan merendah begitu dong cah …

    @Budi : Iya bud, kalo IPv6 belom running, sedangkan IPv4 sudah habis, ya di subnetting aja …

    @Anita : betul sekali …tp hrs hati2 dengan perkembangan internet ..

    @Arielz : hue he he bisa aja kang arielz …

  23. By Lyla on Nov 16, 2008 | Reply

    gak ngerti soal ginian… mumet bin puyeng hehhe

  24. By anita mui on Nov 16, 2008 | Reply

    Abang cinta banget sih dgn angka2 yg bikin puyeng kepalaku…tapi angka 2 diatas ibarat air es bagi abang,,,hhee

    baru tahu nih ternyata ada yg pake nama ANITA juga yahh,,untung namaku ada tambhan MUI,,hhee

  25. By agung on Nov 20, 2008 | Reply

    anda memang suka berbagi yaaaa

  26. By ipanks on Nov 24, 2008 | Reply

    ga nangkep saya om.otaknya msh cethek nih bang :D

  27. By kal_cn on Nov 30, 2008 | Reply

    wah tanks bgt yah pengetahuan tentang IPv4 ama IPv6 nya…..huhuhu,,

  28. By warman on Dec 12, 2008 | Reply

    maksih nie, jd tambeh deh ilmunyeeeee…………!

  29. By andi hakim on Mar 22, 2009 | Reply

    bang andi thanks atas infonya. saya jadi ngerti ttg IPv4 dan IPv6. thank ………..

  30. By RISAL on Jan 23, 2010 | Reply

    THANKS ATAS INFONYA

Post a Comment